Mengenang Romo Jenderal Peter-Hans Kolvenbach, SJ

Mengenang Romo Jenderal Peter-Hans Kolvenbach, SJ

Sahabat, Yesuit sedunia berduka atas wafatnya mantan pimpinan umum kami, Romo Peter-Hans Kolvenbach, SJ. Beliau merupakan superior jenderal ke-29 Serikat Yerus. Ia melayani dari 1983 to 2008. Berikut ini obituari beliau yang dikeluarkan oleh kuria SJ Roma.

 

Romo Kolvenbach lahir pada 30 November 1928 di Druten (Gelderland, Belanda). Ayahnya bernama  Gerard Kolvenbach (Jerman) dan ibunya bernama Jacoba Domensino (Italia). Kolvenbach muda mengenal Serikat Yesus dari Canisius Colle. Setelah satu tahun belajar bahasa Latin dan Yunani, ia masuk novisiat di Grave, Belanda pada tanggal 7 September 1948. Dia mengucapkan kaul pertama pada tanggal 8 September, 1950. (red. Ia merupakan teman seangkatan Rm Tom Jacobs, SJ (alm.), adik kelas Rm Henk van Opzeeland, SJ, kakak kelas  Rm G. Koelman, SJ).

Setelah setahun menjalani yuniorat di Grave dan tiga tahun dari filsafat di Berchmans Institute of Nijmegen dia dikirim ke Lebanon pada tahun 1958.

Romo Kolvenbach mempelajari bahasa Arab melalui kontak langsung dengan penduduk asli. Bagi misi baru di Timur Tengah, ia secara khusus mempelajari bahasa Armenia dan kesusastraan. Ia belajar di Universitas St. Joseph di Beirut selama empat tahun. Vikaris Apostolik dari Beirut, Eustace John Smith, OFM, menahbiskan Kolvenbach sebagai imam dengan Ritus Armenia pada 29 Juni 1961. Dia terus belajar filsafat dan linguistik di Beirut dan Paris. Masa Tersiat dilaksanakan di Cleveland di Amerika Serikat. Dia mengucapkan kaul akhir pada 15 Agustus 1969.

Di Universitas St. Joseph, Beirut dia menjabat sebagai profesor linguistik dan Armenia bahasa dan sastra (1968-1974). Pada tahun 1974 ia diangkat Vice-Provinsi Timur Tengah. Dia mengambil bagian dalam Kongregasi Jenderal 32 (1975). Pada tahun 1981 ia dipanggil ke Roma sebagai Rektor Pontifical Oriental Institute.

Kolvenbach mengikuti KJ ke-33 sebagai elector Vice Provinsi dan terpilih sebagai Pemimpin Umum pada tanggal 13 September 1983. Dia mengadakan dan memimpin KJ 34 (1995). Selama masa jenderalatnya yang panjang ia berpartisipasi dalam banyak Sinode Uskup; ia adalah anggota dari Kongregasi untuk Evangelisasi Bangsa-Bangsa, Kongregasi untuk Lembaga Hidup Bakti, dan penasihat untuk Kongregasi Gereja Timur.

KJ 35 menerima pengunduran dirinya pada 14 Januari 2008 dan mengucapkan terima kasih atas jasa-jasanya sebagai pemimpin umum SJ. Pada akhir Kongregasi, ia kembali ke dekat Provinsi Timur Tengah. Ia masih menekuni spesialisasinya dalam bahasa Armenia dan sastra. Romo Kolvenbach meninggal di Beirut pada November 26, 2016 setelah rawat inap singkat.

Prompang Yesuit turut berdukacita atas kepergian orang besar ini.

Terima kasih atas kebaikan dan pelayanan Romo, doakanlah Yesuit dan calon Yesuit muda Indonesia!

news source: berita Kuria genralat SJ,  Roma

pictures source: Jesuit Flickr

 

28097532071_dcde4ea3b0_o
P. Peter- Hans Kolvenbach, memimpin KJ 34
kolvenbach-resignation
P. Peter- Hans Kolvenbach melambaikan tangan kepada para peserta KJ 35
January 18th, 2008 Mass of the Election celebrated by Fr. Frank Case, S.J., [ORE] secretary of the Society, Church of the Holy Spirit in Sassia.
P Adolfo Nicolas dan P. Peter- Hans Kolvenbach berjabat tangan pada KJ 35
Sala Arrupe
P. Peter- Hans Kolvenbach dalam ekaristi rangkaian KJ 35

27898369050_c0d248698a_o

ruang makan Curia Jesuit. Sesudah misa pagi, Adolfo Nicolas, S.J., sang jenderal baru, duduk di kursi Jenderal. kiri-kanan: Ignacio Echarte, Peter Hans Kolvenbach, Adolfo Nicolas, Gregory (rektor kuria), Frank Case (sekretaris SJ).
27560407423_1437dda520_o
P. Peter- Hans Kolvenbach dalam sesi KJ 34
27560117804_a9228b2b71_o
foto bersama Bapa Suci Yohanes Paulus II dalam kesempatan KJ 34.
27559305443_6d41da6619_o
P. Peter- Hans Kolvenbach bersama Paolo Dezza, mantan pelaksana tugas jenderal.
Assistancy portraits with Fr. Adolfo NicolasFr. Adolfo Nicolas & Fr. Peter Hans Kolvenbach portraits
Foto bersama Adolfo Nicolas dan Peter Hans Kolvenbach di atas kuria Jenderalat, dengan latar belakang kubah basilika St Petrus, Vatikan.