Doa Ekaristi Novena St Ignatius

Sahabat, novena St. Ignatius Loyola pada 2017 diberi tema “Bersama St. Ignatius Menjadi Sahabat Tuhan”

Bersama para sahabat Yesus di penjuru dunia, kita songsong Hari Raya St Ignatius Loyola, pendiri Serikat Yesus.

Romo Leo Agung Sardi SJ mempersiapkan teks ini untuk ekaristi-ekaristi mempersiapkan HR Ignatius Loyola.

novena-novena harian dapat didapatkan di FB Page Promosi Panggilan di sini

 

Membayangkan St. Ignatius 

(Didoakan sebelum nyanyian pembuka)

Ya Allah, Tuhan kami,

pandanglah kami datang menghadap-Mu

untuk mengingat dan membayangkan,

mendekati dan meresapkan

kisah perjalanan rohani St. Ignatius Loyola,

dari seorang pendosa menjadi seorang sahabat dan rasul-Mu.

Campur tangan karya rahmat-Mu demikian nyata dan tepat mengena

membentuk hati orang serta membuatnya tumbuh dan berubah,

dari seorang pendosa meninggalkan masa lalunya menjadi peziarah,

berkehendak kuat menjalani laku silih dan laku tapa;

sampai disadarkan bahwa betapapun kuat dan besar kehendak serta usaha seseorang,

untuk menempuh laku pertobatan dan menggapai kesempurnaan,

tetaplah kuasa rahmat-Mu yang jadi andalan.

Lebih daripada itu, campur tangan-Mu ya Tuhan,

membentuk dan mengarahkan St. Ignatius

untuk tidak hanya mengejar keselamatan dirinya,

tetapi dengan rahmat-Mu yang sama memperjuangkan keselamatan sesama.

St. Ignatius pun menjawab “Ya” seperti Bunda Maria, menjadi alat keselamatan-Mu; menjalani hidup  dalam kelompok sahabat-sahabat-Mu.

Kami bersyukur untuk semua itu.

Dan pada hari-hari menyambut peringatan St. Ignatius

kami mengingat lagi karya-Mu pada dirinya

dan Serikat yang didirikan bersama dengan teman-temannya

seraya membiarkan diri untuk Engkau bentuk melalui pelbagai peristiwa hidup kami supaya semakin mengenal-Mu lebih dalam,

mencintai-Mu lebih dekat

dan melayani-Mu  lebih utuh,

dalam segala dengan tulus dan suka cita.

Bersama St. Ignatius, jadikanlah kami sahabat-sahabat-Mu. (L. A. Sardi S. J.)

 

Doa-doa rumus tetap dalam Ekaristi Novena St. Ignatius Loyola

Doa pembukaan: Mohon keluhuran hati

Sang Sabda yang tercinta,

ajarlah aku berhati luhur,

sebagaimana pantas bagi-Mu.

Ajarlah aku memberi tanpa pamrih,

berjuang tanpa mengeluh kesakitan,

dan bekerja tanpa mengharap upah.

Ajarlah aku

menyerahkan diri sepenuhnya

kepada kehendak Allah, sebab satu-satunya yang kuharapkan adalah

hasrat yang tulus

untuk selalu melaksanakan

kehendak-Nya

di dalam segala-galanya. Amin  (St. Ignatius Loyola).

Doa persembahan: Ambilah ya Tuhan

Ambilah ya Tuhan kebebasanku

kehendakku, budi, ingatanku.

Lihatlah semua yang ada padaku,

kuhaturkan menjadi milik-Mu.

Pimpinlah diriku dan Kaukuasai,

perintahlah akan kutaati.

Hanya rahmat dan kasih dari-Mu

yang kumohon  menjadi milikku.

Hanya rahmat dan kasih dari-Mu

cukup sudah itu bagiku (St. Ignatius Loyola.)

Doa penutup: Masukkan aku dalam lingkaran sahabat- sahabat-Mu.

Sejak awal, Tuhan Yesus,

Dikau mengundang orang-orang sederhana datang ke tempat tinggal-Mu.

Apabila mereka datang, Engkau sambut, Engkau panggil

untuk bekerja, berkarya, bersukaria bersama Dikau.

Engkau sungguh manusia

paling baik di antara semua manusia dan aku hampir tidak percaya

bahwa aku Engkau kehendaki menjadi sahabat-Mu.

Engkau kuasa, ya Tuhan;

masukkan aku semakin dalam, ke dalam lingkaran sahabat-sahabat-Mu

dan bimbinglah aku menyusur jalan-Mu, jalan kemuridan

bersama rekan-rekan-Mu. (Joseph Tetlow, S. J.)