Serikat Yesus

Serikat Yesus  (Inggris – Society of Jesus, Latin – Societas Iesu)  adalah sebuah ordo relijius atau lembaga hidup bakti dalam Gereja Katolik. Anggota Serikat Yesus terdiri dari para imam dan bruder, serta para frater yang sedang belajar dalam pembinaan dan pendidikan sebagai calon imam/bruder.

Bagaimana asal mula Serikat Yesus?

Inspirasi hidup seorang Jesuit atas pengalaman persahabatan Santo Ignatius Loyola dengan 6 mahasiswa pascasarjana di Universitas Paris. Ketujuh mahasiswa ini berkumpul dan berikrar di Kapel di Bukit Monmartre pada tahun 1534 untuk tetap menjaga erat persahabatan mereka bahkan setelah mereka lulus dari universitas. Mereka memilih untuk hidup miskin sesuai dengan semangat Injil, menempuh perjalanan misi dan berjiarah ke Yerusalem. Mereka menyebut diri mereka “Amigos en el Senor” yang berarti “Sahabat dalam Tuhan”.

Sang pemimpin bernama Inigo Lopez de Loyola, yang dikemudian hari dikenal sebagai Ignatius. Eropa di akhir abad 15 adalah dunia yang diwarnai dengan penemuan-penemuan baru yang inovatif dan mengubah perabadan. Orang-orang Eropa pada saat itu menjelajah sampai ke Amerika dan Afrika. Para ilmuwan menemukan peradaban Yunani dan Roma yang terpendam. Mesin cetak membuat media cetak menjadi sebuah harapan, sekaligus ujung tombak berkembangnya ilmu pengetahuan di kalangan kelas menengah. Pada jaman itu pula lahirnya humanisme baru. Jaman tersebut adalah sungguh masa penuh perubahan yang radikal secara sosial dan budaya.

Dalam pertempuran heroik pada tahun 1521 untuk mempertahankan Benteng perbatasan Spanyol di Pamplona dari serangan artileri Prancis, kaki kanan Inigo terluka parah akibat peluru meriam dan dia ditawan oleh pasukan Prancis. Kagum akan keberanian dan semangat Inigo, pasukan Prancis kemudian menandu Inigo menyusuri wilayah Spanyol sampai ke Loyola, daerah asal Inigo. Inilah saat-saat penyembuhan panjang luka Inigo dimulai. Pada masa itulah, dia membaca beberapa buku-buku relijius, satu-satunya bahan bacaan yang bisa ia dapatkan.

Lewat buku-buku itulah dan juga masa-masa kesendirian bergulat dengan rasa sakit, pertobatan Inigo terjadi, yang pada akhirnya merupakan tonggak awal mula sejarah berdirinya Serikat Yesus.

Ignatius mulai akrab dengan hidup doa, mati raga, dan juga aksi karitatif, serta membaktikan dirinya kepada Tuhan. Pengalaman pahitnya harus berurusan dengan Inkuisisi Spanyol membuat dirinya berkeputusan menempuh studi lanjut untuk menjadi seorang imam.

Sebagai seorang mahasiswa di Paris, Ignatius rupanya cukup memikat beberapa rekan dalam lingkarang persahabatannya. Mereka pun cukup terlibat aktif dalam hidup doa dan olah rohani berdasarkan Latihan Rohani yang dikembangkan Ignatius. Setelah menyelesaikan studinya, para Yesuit pertama ini ditahbiskan menjadi Imam di Venesia dan mempersembahkan diri mereka kepada Paus Paulus III. Pada tahun 1540, Paus Paulus III mensahkan formula institusi Serikat Yesus. Hal tersebut menandai awal resmi berdirinya Serikat Yesus. Ignatius lalu dipilih menjadi pemimpin pertama, sebagai Superior Jendral sampai dengan akhir hayatnya pada tahun 1556 dalam usia 65 tahun.

Sejarah Jesuit terus berjalan

Selama hampir 500 tahun para Serikat Yesus mengalami perjuangan dan pengalaman hidup yang menakjubkan melalui karya para anggotanya dalam mewartakan Kabar Gembira, dan melayani banyak orang melalui cara-cara baru dan juga mengejutkan.

Saat ini Serikat Yesus beranggotakan sekitar 20 ribu orang (laki-laki) yang tersebar di 6 benua dan 124 negara di berbagai penjuru dunia. Hal tersebut menjadikan Serikat Yesus sebagai lembaga hidup bakti Gereja Katolik terbesar di dunia.